7 Tanda Wanita Klimaks Saat Berhubungan Intim

Statistik dunia mengatakan bahwa 30% wanita yang hidup saat ini belum pernah merasakan tanda-tanda klimaks atau orgasme saat berhubungan intim. Diperparah lagi di Indonesia, di mana hal yang berbau seksual masih dianggap tabu atau tidak layak diperbincangkan secara bebas, maka angka wanita yang belum pernah merasakan nikmatnya klimaks, akan lebih tinggi lagi angkanya. Sebab itu, kami akan membahas lebih detail 7 tanda wanita klimaks saat berhubungan intim. Penasaran? Simak terus!
Klimaks Wanita atau Orgasme pada wanita ketika berhubungan seks dimulai dari kontraksi pada bagian leher rahim, lalu diteruskan kontraksi ini hingga ke seluruh rahim, hingga ke seluruh tubuh. Secara subyektivitas wanita yang pernah bercerita kepada kami, yang dirasakan adalah rasa geli nikmat yang dimulai di bawah perut dan menyebar ke seluruh tubuh.
Klimaks pada wanita biasanya didapat dari saat berhubungan seks, atau bahkan melalui masturbasi atau seks swalayan. Menurut subyektivitas dari wanita yang pernah dokter kami di Klinik Lelaki Indonesia adalah, rasa geli yang berawal di bagian bawah perut yang lalu menyebar ke seluruh perut, hingga ke seluruh tubuh. Namun, untuk lebih jelasnya kami akan menjabarkannya secara detail, yakni:
1. Liang vagina semakin basah
Tidak hanya saat persiapan atau ketika melakukan pemanasan vagina wanita menghasilkan cairan pelumas, tapi ketika sedang berhubungan intim, cairan yang dihasilkan bahkan semakin banyak. Pada beberapa pengalaman yang diceritakan oleh pasien kami, ada istrinya yang sampai tumpah ke ranjang karena saking banyaknya ketika wanita berhasil mencapai klimaks. Walaupun ada beberapa cerita awam yang mengatakan bahwa wanita orgasme bisa mengalami proses squirting atau muncrat ibarat ejakulasi, namun belum ada bukti ilmiah yang mengatakan demikian.
2. Kedua paha menjepit
Dikarenakan sensasi geli dan nikmat yang dirasakan oleh wanita, sebagian wanita melaporkan bahwa ketika orgasme melanda, maka yang dirasakan adalah ibarat sedang menahan buang air kecil, kedua paha semakin menjepit pasangannya, dan peristiwa ini biasanya sering dirasakan pada pasangan pria yang merasa jepitan paha pasangan wanitanya semakin kencang dan erat.
3. Kejang-kejang otot seluruh tubuh
Meskipun sensasi nikmat ketika wanita mendapatkan klimaks dimulai dari rahim, organ yang terletak di bawah perut, namun rasa nikmat ini bisa menjalar ke seluruh tubuh, sehingga tidak heran wanita yang mendapatkan orgasme bisa seperti merasakan kejang-kejang atau keram di seluruh otot tubuh. Yang membedakan kejang otot pada wanita epilepsi dan orgasme adalah, biasanya wanita yang mengalami klimaks kesadarannya baik dan tidak hilang.
4. Mendesah
Biasanya wanita lebih ekspresif dibandingkan pria dalam perihal mendapatkan orgasme. Sehingga tidak heran wanita yang berhasil mencapai klimaks ada yang mendesah dengan suara atau bahkan ditandai dengan ekspresi menggigit bibir. Desahan mulai dari erangan yang tidak terdengar sampai suara yang cukup keras didengar. Namun, kalau mengeluarkan suara terlalu keras dan dirasakan tidak biasa, kemungkinan ia sedang berlaga atau memalsukan bahwa sedang mendapatkan orgasme.
5. Napas semakin cepat
Ketika orgasme, salah satu tanda kenikmatan yang dirasakan oleh wanita adalah dalam bentuk napas yang semakin cepat dan liar. Hal ini dikarenakan rasa nikmat yang begitu besar dan rasa lelah ketika melaksanakan aktivitas seksual.
6. Aktivitas tangan
Pada laporan beberapa pasien kami, tanda wanita yang sedang mencapai klimaks, beberapa mengatakan adanya aktivitas tangan, mulai dari menggenggam cukup kuat, hingga mencubit, bahkan menarik rambut sebagai bentuk ekspresif dari rasa nikmat yang dirasakan wanita. Beberapa pria ada yang merasa nikmat atau bahkan ketika sakit terkena cubitan wanita yang sedang orgasme.
7. Gerakan badan tidak lazim
Gerakan paha mengapit dengan erat, gerakan badan yang seperti kejang-kejang layak wanita sedang terkena serangan epilepsi, adalah bagian dari gerakan yang tidak lazim sering dilakukan oleh wanita yang sedang mendapatkan orgasme. Kalaupun kala berhubungan intim, Anda mendapatkan pasangan wanita sedang melakukan gerakan yang tidak biasa, kemungkinan ia sedang mendapatkan puncak kenikmatan.
Sekian penjelasan kami 7 tanda wanita klimaks saat berhubungan intim. Umumnya durasi wanita untuk bisa mendapatkan puncak kenikmatan adalah 4-8 menit, namun bila pasangan pria mampu bertahan sebelum mendapatkan ejakulasi di atas 5 menit, maka hal ini sudah sangat optimal untuk memuaskan pasangan wanitanya. Namun, ada kondisi tertentu, di mana wanita dari pasangan prianya akibat ejakulasi dini, jarang atau bahkan belum pernah mendapatkan orgasme sama sekali akibat pasangan prianya terlalu cepat mendapatkan ejakulasi, sehingga belum memberikan kesempatan bagi wanita untuk merasakan puncak kenikmatan. Masalah ejakulasi dini biasanya bisa juga berlangsung bersamaan dengan masalah seksual pria lainnya, yaitu impotensi dan ejakulasi dini, sebab itu sebaiknya masalah ejakulasi yang terlalu cepat keluar sebaiknya dikonsultasikan bersama dokter, bukan dengan mengobati sendiri atau bahkan ke alternatif abal-abal yang hanya menawarkan janji palsu kepada para pasiennya.
Bila Anda mengalami ejakulasi dini dan sudah berlangsung lebih dari separuh hubungan seks Anda bersama pasangan selama Anda hidup, ditambah merasakan percaya diri yang berkurang dan rasa malu dan enggan berhubungan seks, itu adalah tanda subyektif yang paling sering dirasakan oleh para penderita ejakulasi dini, bahkan sering disertai juga dengan impotensi karena rasa malu tidak mampu memuaskan pasangannya. Segera hubungi kami di nomor hotline Klinik Lelaki Indonesia di nomor 0811-9120-155 untuk mendapatkan konsultasi langsung dan solusi sementara bagi masalah ejakulasi dini yang Anda alami. Hubungi kami melalui panggilan telepon atau media chat Whatsapp.
Komentar
Posting Komentar