Penyebab Impotensi Tersering Adalah Psikis


 

Banyak yang menyangka bahwa impotensi itu haruslah ada penyakit fisik yang mendasarinya, dan penyakit metabolik seperti Diabetes, Hipertensi, dan gangguan lemak darah adalah penyakit dasar yang paling sering menyertai impotensi. Namun, ada satu penyebab non penyakit metabolik dan cukup sering bahkan bisa menyerang semua pria mana pun tanpa memandang usia. Psikis adalah penyebab impotensi tersering. Lalu, bagaimana kondisi psikis ini bisa menyebabkan impotensi? Simak terus artikel ini hingga tuntas.

Kondisi stres psikis adalah suatu hal yang tidak bisa kita hindari, karena ini bisa terjadi pada setiap manusia yang hidup di muka bumi, tidak terkecuali saya sebagai penulis artikel, sekaligus dokter yang bertugas di Klinik Lelaki Indonesia menangani impotensi itu sendiri. Kalau boleh jujur, saya pun pernah mengalami gangguan ereksi akibat gangguan psikis, dan saya yakin pun juga Anda pernah mengalami demikian, termasuk seluruh pria yang hidup di muka bumi ini. Kenapa bisa begitu? Ketika kita mengalami stres psikis, yang biasa diakibatkan utamanya karena konflik batin yaitu akibat perbedaan harapan dan kenyataan, maka kita akan mengalami stres psikis. Ketika terjadi stres psikis, maka tubuh kita akan mengeluarkan hormon stres, yaitu Adrenalin atau yang lebih dikenal juga dalam dunia medis sebagai Epinefrin.

Hormon Adrenalin ini adalah yang paling bertanggungjawab ketika kondisi manusia dalam kondisi stres.

Di mana efek dari hormon ini adalah menyebabkan penyempitan pembuluh darah, peningkatan denyut jantung, dan mempersiapkan kita dalam kondisi genting, sehingga kita pun bisa masuk dalam kondisi fight or flight (lari atau melawan) seperti pada hewan umumnya, manusia juga bekerja seperti ini dalam kondisi terdesak.

Jadi selama kondisi psikis Anda dalam stres yang berat, selama itu pula hormon Adrenalin akan terus diproduksi oleh tubuh, sehingga akibatnya pembuluh darah di tubuh Anda akan mengalami penyempitan (vasokonstriksi) dan bila ini terjadi di pembuluh darah penis maka aliran darah ke penis akan mengalami gangguan pula, dan ini bisa disimpulkan kenapa pria dalam kondisi stres akan mengalami kesulitan untuk ereksi. Namun, hal ini biasanya akan terjadi sementara dan tidak bersifat permanen, selama kondisi stres psikis bisa diatasi, maka setelah rileks pun gangguan ereksi akan berangsur-angsur menghilang. Untuk itu, bila Anda merasa stres dan mengalami disfungsi ereksi, mencari cara untuk mengatasi stres adalah solusi utama untuk menyembuhkan gangguan ereksi akibat stres psikis.

Meskipun stres psikis bisa dibilang penyebab impotensi tersering, namun gangguan ereksi akibat ini tidak memerlukan penanganan dengan menggunakan obat, dan bisa dicarikan solusinya oleh Anda sendiri.

Seperti yang sudah diceritakan di atas bahwa penyebab impotensi akibat stres psikis disebabkan oleh karena pengaruh hormon Adrenalin, maka dengan mengurangi stres juga turut mengurangi keluarnya hormon ini di dalam tubuh, dan sudah tentu gangguan ereksi yang Anda alami akibat stres psikis pun bisa berangsur-angsur berkurang bahkan hilang.

Cara paling efektif untuk mengurangi stres psikis adalah dengan teknik menarik dan mengeluarkan napas yang dalam selama 10 kali dengan kondisi mata terpejam. Cara ini sebenarnya diambil dari cara meditasi, di mana kita hanya fokus pada keluar masuknya napas dari lubang hidung, sehingga cara ini sangat efektif mengalihkan perhatian kita yang penuh emosi ke pemikiran saat ini. Selain itu, Yoga juga sangat efektif sekali untuk meredam stres dan emosi dari keseharian kita. Yoga pun selain membuat rileks, juga bisa membakar kalori sehingga bisa menggantikan olahraga berat. Jadi selain rasa rileks usai melakukan Yoga, Anda pun bisa meraga bugar dan segar, dan impotensi akibat masalah psikis pun bisa mengucapkan selamat tinggal kepada Anda, selama Anda bisa mengendalikan kondisi stres psikis yang Anda alami.

Namun, ada kalanya stres berkepanjangan memicu pula kondisi sulit ereksi yang berkepanjangan hingga lebih dari 2 minggu.

Stres memang pemicu untuk masalah ereksi, namun bisa jadi ada masalah lainnya yang lebih utama yang menyebabkan masalah impotensi yang Anda alami, apalagi hal ini sudah berlangsung lebih dari 2 minggu, bisa jadi ada penyebab impotensi lain misalnya akibat penyakit metabolik yang Anda alami, misalnya akibat penyakit Diabetes, Hipertensi, dan Kolesterol yang mungkin menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di penis yang berujung pada impotensi atau disfungsi ereksi tentunya. Dan bila Anda dirasakan sudah maksimal menangani masalah stres psikis, namun tidak ada perubahan yang signifikan dari impotensi yang Anda alami, sudah saatnya Anda melakukan konseling dan pemeriksaan kesehatan kepada tenaga profesional dokter yang tepat, yaitu kepada dokter kami di Klinik Lelaki Indonesia.

Hanya kepada dokter di Klinik Lelaki Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi terbaik.

Karena impotensi memang terdepan ditangani oleh dokter, bukan diobati sendiri dengan coba-coba, apalagi dengan membeli obat sendiri di apotek yang bisa timbul efek samping yang merugikan hingga kematian bila tidak dengan pengawasan dokter yang berpengalaman di bidangnya. Hubungi 0811-9120-155 untuk konsultasi dan sekedar update status impotensi yang Anda alami, atau langsung membuat janji untuk konseling dan pemeriksaan dengan dokter yang bertugas di Klinik Lelaki Indonesia, serta dapatkan potensi gagah kembali dari impotensi dalam 3 hari.

Di Klinik Lelaki Indonesia memang tidak pernah dijanjikan kesembuhan, karena kami adalah klinik medis yang dikepalai oleh dokter sehingga kami pun bekerja sesuai dengan UU Kesehatan No. 23 tahun 1992, di mana tidak pernah ada janji kesembuhan melainkan upaya maksimal hingga tercapai pengobatan yang optimal bagi kondisi kesehatan Anda. Segera berobat sekarang juga dan jangan tunda-tunda masalah impotensi Anda sebelum semuanya terlambat.

 

Ilustrasi gambar oleh Freepik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hormon Testosteron Rendah? Kenali Tanda-Tandanya

Bahaya Fatal Perangsang Insto Campur Soda

4 Penyebab Muncul Bintik Hitam Pada Testis